Komunitas Mangrove Bengkulu

Selasa, 09 Juni 2015

Ulat Keket Pemakan Daun Rhizophora apiculata

Jika berbicara mengenai tanaman khususnya Mangrove maka kita pembahasan kita akan di kaitkan juga dengan hama yang sering menyerang tanaman tersebut. Kali ini Komunitas Mangrove Bengkulu akan sedikit berbagi kepada pembaca dan para pelestari Mangrove, iya sesuai dengan judul tulisan ini " Ulat Keket pemakan Daun Pada Tanaman Rhizophora apiculata (Bakau Minyak)". Ulat keket merupakan larva dari ngengat Attacus atlas nah apabila ulat keket ini sudah menyerang tanaman Rhizophora apiculata maka semua daun akan habis dimakannya, ulat keket ini merupakan hama yang menganggu pertumbuhan tanaman meskipun tidak mengakibatkan kematian pada tanaman Rhizophora apiculata yang di serangnya. adapun penampakan ulat keket yang menyerang Rhizophora apiculata dan kondisi tanaman yang diserang seperti foto berikut ini

Rhizophora apiculata yang diserang Ulat Keket

Ulat Keket Attacus atlas 

Kokon Kepompong Ulat keket
Jika dilihat dari sudut pandang ekonomisnya serangan ulat keket ini dapat dimanfaatkan suteranya sebabn Ulat keket ini menghasilkan benang sutera, yang dijalinnya menjadi kokon yang akan melindunginya ketika bermetafosa menjadi kepompong, sutera yang dihasilkan sering dikenal dengan sutera liar atau sutera alami, dianggap memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan sutera hasil peliharaan ualat Bombyx mori. kain sutera liar ini lebih sejuk ketika dipakai, tahan kusut, lebih halus dan memiliki variasi warna ekskluif (Wikipedia). Trias Utami (2003) dalam Laporan Kerja Profesi menjelaskan : kepompong sutera ini merupakan Jenis yang dikenal masyarakat sebagai kupu gajah karena mempunyai bentuk dewasa atau imago berukuran besar (Frost, 1989; Hutchins, 1989; Kolshoven, 1981 dalam Styaningtyas dan Anugrahati). Attacus Atlas linn merupakan salah satu ngengat terbesar di dunia, tersebar di negara Indoensia, India, Cina, dan Malaysia (Thede, 1997 dalam Setyaningtyas dan Anugrahati). Ulat ini salain menyerang mangrove juga menyerang tanaman sirsak, alpukat, poncosudo, rambutan, jambu batu, dan keben. Pupa berwarna coklat dan terbungkus oleh kokon yang berwarna coklat keperakan. Sutera Attacus Atlas linn lebih dikenal sebagai sutera atakas  (Attacus Silk) atau juga biasa disebut sutera jedung, 

Ngengat Attacus atlas Dewasa
Kupu-kupu Gajah (Attacus atlas) merupakan jenis ngengat bertubuh besar yang menyebar luas di wilayah tropika dan subtrofiaka Asia tenggara, umum ditemukan di kepulauan Nusantara Ngengat ini dikatakan kupu-kupu gajah karena melihat dari ukuran yang besar, khususnya melihat luas permukaan sayap-sayapnya yang mencapai 400 cm² rentang sayapnya pun termasuk salah satu yang terlebar hingga lebih dari 25 cm (10 In) Ngengat ini termasuk kedalam famili Saturniidae.



Apabila ditarik kesimpulan dari tulisan ini adalah serangan hama Ulat Keket - Kupu-kupu gajah (Attacus atlas) dapat bermanfaat dari segi ekonomis dari kokon suteranya. "Hama Bernilai Ekonomis"






Tidak ada komentar:

Posting Komentar