Postingan

Menjala Udang = Memanen Manfaat Ekosistem Mangrove

Gambar
Dua orang nelayan sedang menjala udang dimuara sungai Jenggalu (9/9). Udang tangkapan nelayan ini biasanya dijual kepada para pemancing, udang hidup ini salah satu umpan favorit pemancing muara sungai / laut. Namun tidak menutup kemungkinan udang hasil tangkapan mereka gunakan sendiri untuk umpan pancing. Beberapa kali kesempatan Komunitas Mangrove Bengkulu iseng bertanya kepada mereka, Bagaimana hasil tangkapan mereka, sesekali mereka mengeluh karena hasil yang mereka dapatkan hanya sedikit bahkan tidak dapat sama sekali, salah seorang nelayan juga menuturkan bahwa berkurangnya udang hasil tangkapannya adalah rusaknya hutan mangrove disekitar sini dan ada juga oknum menangkap udang dengan pukat yang mengakibatkan udangnya habis. Hutan mangrove juga memiliki peran penting terhadap biota laut salah satunya udang.

Olahan Buah Mangrove Jenis Pidada Merah (Sonneratia caseolaris) dan Pidada putih (Sonneratia alba)

Gambar
Olahan Buah Mangrove Jenis Pidada Merah ( Sonneratia caseolaris) dan Pidada putih ( Sonneratia alba ) Faramudita   Komunitas Mangrove Bengkulu (KMB) Email : Faramudita606@gmail.com & Mangrove.bengkulu@gmail.com Jl. Budi Utomo gg Asam kelurahan Pekik Nyaring. Bengkulu Tengah BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Kepulauan Indonesia memiliki sekitar 13.466 pulau (Suhendri 2012) dengan panjang garis pantai mencapai 95.000 km (Muhammad 2012). Pesatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan peningkatan kebutuhan sumber pangan. Hutan dan perairan darat sebagai tempat sumber makanan yang semakin rusak dan tercemar dirasa sudah tidak mampu lagi menopang kebutuhan itu. Oleh karena itu, pada kurun waktu terakhir, sumber bahan makanan banyak dialihkan ke laut. Wilayah laut Indonesia yang luasnya tiga kali lipat luas daratan memiliki potensi untuk menyumbang 140 miliar US$/tahun (Republika 2012). Luas hutan bakau Indonesia pada tahun 2005 sekitar 2.900.000 hektar...